Seorang teman memperlihatkan sebuah SMS yang
masuk ke dalam HPnya pada tanggal 5 Oktober 2012. Di SMS itu terbaca
bahwa RUU ASN telah disahkan menjadi Undang-Undang pada tanggal 3
Oktober 2012, sebagai pengganti Undang Undang No.43 Tahun 1999 Tentang
Pokok-Pokok Kepegawaian. Isinya antara lain, sebutan PNS diganti menjadi
ASN atau Aparatur Sipil Negara. Aparatur Sipil Negara terdiri dari PNS
dan Pegawai Tidak tetap. Usia pensiun naik dari 56 menjadi 58 tahun.
Tapi yang menyentak adalah bahwa PNS yang
pensiun terhitung Januari 2013 tidak akan menerima uang pensiun yang
dibayarkan setiap bulan seperti yang berlaku sekarang melainkan langsung
dibayar tunai pada saat pensiun, besaran jumlahnya adalah:
Gololongan II akan memperoleh Rp. 500 .000.000,-
Golongan III memperoleh Rp.1.000.000.000,-
Luar biasa! Itulah kalimat yang tercetus dari
mulut setelah membaca SMS tersebut. Kalau itu benar, pasti banyak PNS
yang akan menjadi jutawan setelah pensiun dan tidak itu saja, pekerjaan
sebagai PNS pasti akan menjadi rebutan setiap pencari kerja.
Saya penasaran dan berusaha mencari tahu atas
kebenaran SMS tersebut, setelah mencari kesana kemari akhirnya bertemu
di situs BKN, disitu, melalui running teksnya terbaca bahwa RUU ASN
belum disahkan!
Rupanya SMS yang diterima teman itu tidak
benar dan mungkin punya maksud-maksud tertentu sebab sebelum itu banyak
SMS masuk yang mengaku dikirim dari BKN yang menyatakan bahwa ada
kelebihan uang pensiun yang administrasinya harus di urus di BKN dan
diminta menghubungi sesorang. Ini jelas penipuan yang ujung-ujungnya
meminta sejumlah uang agar urusannya lancar.Masalah pensiun atau
kelebihan uang pensiun tak ada hubungan dengan BKN, melainkan dengan
TASPEN.
Kembali ke RUU ASN. Pada tanggal 11 Oktober
ada berita tentang ASN disebuah TV swasta. Menyangkut pesangon pensiun
dengan jumlah seperti tersebut di atas masih menuai pro dan kontra. Emir
Moeis sendiri dari Komisi II, menyatakan bahwa lebih baik PNS itu dapat
pensiun seperti biasa. Beberapa PNS yang diwawancara juga berpendapat
apabila uang pensiun dibayar tunai, bagi yang sudah biasa bebisnis
mungkin dengan uang sebesar ini bisnisnya akan semakin berkibar, tapi
yang tidak biasa berbisnis mungkin akan menjadi konsumtif, lalu uangnya
habis begitu saja.
Tapi tampaknya, rencana pemerintah memberi
pesangon dengan jumlah sebagaimana tersebut di atas sepertinya mustahil
dilaksanakan, sebab akan memerlukan biaya yang sangat besar. Bayangkan,
ada sekitar 130.000 PNS yang akan pensiun tiap tahun. Dengan jumlah
sebanyak itu, pemerintah harus mengeluarkan uang sebesar 130 T tiap
tahun kalau dihitung rata-rata setian PNS mendapat 1M/orang. Selain itu,
pemerintah juga harus tetap membayar para pensiunan yang sudah ada
sebesar 67 T untuk anggaran 2012 (naik sekitar 7 T tiap tahun ). Kalau
ditotal, pemerintah akan mengeluarkan uang sebesar 197 T. Ini tentu
bertentangan dengan rencana pemerintah menghemat pengeluaran Negara dari
pembayaran pensiun.
Kalau pemerintah serius ingin mengurang beban
Negara dalam membayar pensiun, sebagai langkah awal sebaiknya jumlah
penerima pensiun yang sudah ada saja dikurangi terlebih dulu, dengan
cara; setiap tahun pemerintah menawarkan pembayaran pensiun sekaligus,
tentu saja dengan cara perhitungan tertentu yang tidak merugikan.
Seorang PNS yang baru 2 tahun pensiun akan menerima lebih banyak
dibanding dengan PNS yang sudah 15 tahun pensiun, dalam golongan yang
sama. Dengan cara demikian lambat laun pensiun akan habis, habis secara
alamiah (meninggal) atau “dihabiskan”(dengan cara pembayaran sekaligus).
Sementara PNS yang akan pensiun tahun 2013 juga ditawarkan pembayaran
langsung tapi tentu tidak sebesar jumlah yang sudah diwacanakan
sekarang













tapi kalo di lihat dari sisi kehidupan PNS sekarang sebagian besar dari mereka hidup menjadi masyarakkat biasa...
BalasHapuswajar lah,,jika mereka di beri hadiah sebesar itu,,,apalagi kalo PNS guru,,,mereka sangat senang sekali mendapatkan hadiah sebesar itu di terakhir pengabdian mereka,,
karena untuk kehidupan yg mewah seperti ingin berangkat haji juga mereka bisa mengumpulkan uang berapa tahun kemudian,,,
jangan selalu mengutamakan pendapatn pejabat2 disana saja,,,
negara harus adil dalam memberikan pesangon bagi PNS terutama guru...
besar pesangon di atas memang sebanding dg pengabdian mereka...
gurukan udh dapat sertifikasi apa msh krng..
HapusSaya pernah ke Jepang, di sana pekerjaan PNS termasuk yang favorit. Pekerjaan guru juga sangat terhormat, sampai begitu hormatnya, teman saya yang guru di sana di ajak ke lokasi "lampu merah" di Tokyo pun nggak mau demi menghormati profesinya. Masa iya sih guru kok dugem :-)
HapusKalau PNS sudah menjadi profesi favorit tentunya mutunya akan meningkat, jaman dulu waktu pertama saya lulus terus terang saya termasuk yang sempat menolak masuk PNS karena alasan kesejahteraan.
PNS bukan berarti hidup enak, apalagi kalau sudah pensiun. yang dirasakan malah banyak gak enaknya. padahal pengabdiannya besar dan gajinya tidak sepadan dengan pekerjaannya. padahal disana sini masih banyak para PNS yang masuk kerja seenaknya. tapi mendapatkan gaji yang besar dan memuaskan dahaga mereka.
BalasHapusBenar dan itu saya rasakan sendiri di ktr saya.
HapusTAMBAHAN : BANYAK SEKALI PARA PNS MAKAN GAJI BUTA N TIDAK BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP PEKERJAANNYA, KHUSUSNYA DI PENDIDIKAN/SEKOLAH. DILIAT DARI FAKTA RIIL YA, GURU PNS CUMAN KASIH SOAL LALU DITINGGAL KELASNYA, SI GURU TERSEBUT MALAH NGERUMPI N MAKAN DI RUANG GURU, APAKAH GURU ZAMAN SEKARANG SEPERTI ITU, HANYA MAKAN GAJI BUTA. BGMN NASIB PARA PELAJARAN DI MASA AKAN DATANG. GURU PNS SUDAH LEBIH DARI CUKUP GAJI, TUNJANGAN PROFESI, TUNJ WALI KLS N GAJI 13, DAN INSENTIF, TP TANGGUNG JAWAB SEBAGAI GURU TIDAK ADA ALIAS GURU TERSEBUT BODOH.
Hapusmas rudi tu pasti pegawai swasta kalo ga ya guru honorer yang iri terhadap guru pns, sabar ya mas kapan waktunya barangkali nanti anda bisa jadi pns, biar tidak ada rasa dengki.
Hapusmas rudi gak pernah sekolah tidak tahu terima kasih....
Hapusmas rudi bisa nulis seperti sekarang karena guru juga.. jangan tidak ada terima kasih kepada guru. memang ada sebagian oknum guru yang bertingkah seperti dikatakan mas rudi, tapi yang pasti GURU TIDAK BODOH. mungkin ada sebagian murid seperti mas rudi yang "BODOH", tapi itu lumrah saja.
Hapusapa yang dikatakan oleh rudi adalah kenyataan yang memang bisa dilihat pada keseharian.
HapusTentang prakata Mas RUDI
HapusMEMANG BENAR
TERBUKTI KWALITAS SWASTA DAN NEGERI JAAAUUUHHH
JADI TOLONG BEKERJALAH SEBAGAI SRIKANDI DAN KESATRIA, BILA INGIN MENJADI PNS. JIKA INGIN MENJADI KAYA JADILAH PEBISNIS.
KARENA GAJI & PENSIUN PNS DIDAPAT DARI KRINGAT, DARAH DAN AIR MATA KAMI.
Tentang prakata Mas RUDI
HapusMEMANG BENAR
TERBUKTI KWALITAS SWASTA DAN NEGERI JAAAUUUHHH
JADI TOLONG BEKERJALAH SEBAGAI SRIKANDI DAN KESATRIA, BILA INGIN MENJADI PNS. JIKA INGIN MENJADI KAYA JADILAH PEBISNIS.
KARENA GAJI & PENSIUN PNS DIDAPAT DARI KRINGAT, DARAH DAN AIR MATA KAMI.
@RUDI >> udah di survei d setiap skolah? brapa skolah,kota, kabupaten yg anda survei? kasian saya melihat murid yang gagal seperti anda!!
Hapus@CARTON BOX >> KWALITAS JAUH??? UDAH ADA BUKTINYA??? BJ habibie, SBY n para mentri apa mereka sekolah di swasta??? klo anda penasaran boleh kita tanding skolah swasta yg anda pilih dengan sekolah yang saya pegang skr. skolah swasta yang bayarannya selangit n untuk kalangan zet-set ga da apa2nya di kota kami. setiap lomba dari mulai calistung sampai story telling hanya sekolah negeri yang mayoritas memenangkan lomba.
OPEN YOUR EYES!!!
sekolah swasta cuma menang dalam pengadaan fasilitas/sarana pembelajaran, sedangkan sekolah negeri cma ngandelin bahan seadanya n kreatifitas guru saja di karenakan biaya yang kurang untuk menunjang fasilitas belajar.
BANTUAN OPERASI SEKOLAH (BOS) malah bikin repot tuh dana, mungut dari ortu siswa? sama aja gantung diri.
"KARENA GAJI & PENSIUN PNS DIDAPAT DARI KRINGAT, DARAH DAN AIR MATA KAMI."
wkekekekek ngakak saya.......
uang anda ya dipakai untuk anda juga, emang jalan yang sering anda lalui itu gratis dari pemerintah?????? lampu yang menerangi jalan di tempat anda gratiss? smua tu di bangun dari dana pajak yang anda keluarkan. itupun 0,0001% yang anda sumbangkan. bukan buat kami para ANS yang jauh dari tempat anda. atau kalau anda ga ikhlas dengan bayar pajak ga usah bayar pajak aja, gitu aja kok repot pake merendahkan PNS guru segala. PADAHAL SEKARANG ANDA BISA BEKERJA DAN MEMPUNYAI PENDIDIKAN SMP SEKARANG TU KAN BERKAT JASA GURU2 ANDA.
Saya memang Guru + TU honererr ... memang ada guru yg seperti itu, tpi tidak semuanya!!! saya bisa bekerja disinipun seua krn jasa guru. menurut saya, Wajar dan pantas guru itu diprioritaskan. dari pada kita junjung Pejabat2 yg pakai Merci!! mereka cuma menghambur2kan uang NEGARA.. saya tahu, krn saya pernah bekerja sebagai Wartawan DPDRI.
HapusUntuk RUDI :
Hapusagar banyak belajar menghargai GURU dan ORANG LAIN, dan untuk teman-teman guru saya apresiasi terhadap PENGABDIAN dan PERJUANGANNYA termasuk guru-guru di daerah terpencil. Kalian HEBAT...., jangan pernah menjadikan siswa anda BODOH...., lihat RUDI satu-satunya siswa BODOH yang hingga sekarang masih tetap BODOH,sehingga KEBODOHANNYA menjadikan ia manusia TERBODOH.
Semua omong kosong. Yang salah atau bodoh itu bukan guru-guru tapi pengelola guru-guru, baik itu lembaga diklat ataupun lainnya. Semuanya beroentasi bukan untuk kualitas tapi ujung-ujungnya uang
Hapusklau bisa januari 2013 pesangon gaji bagi pensiunan Guru sudah diberlakukan,. harap saya begitu karena dialah harapan saya untuk melanjutkan sekolah, dari biaya pensiunan orang tua sya,.
BalasHapusBerikan saja Pesangon Pensiun sekaligus lah, gak usah diperdebatkan, uang Pemerintah ini banyak koq, bayangkan saja sudah di gerogoti oleh Petinggi petinggi, Umumnya Eselon I seperti Kasus Century dan Hambalang, yang tdk tuntas dan masih banyak lagi ...toh Indonesia gak krisis, ini bukti...kenapa koq alasan gak bisa dibayar pensiun sekaligus sebesar yang katanya RP>1,5 M bahkan mustinya bisa lebih.
BalasHapusKita ini banyak koq uangnya..lihat aja para Eselon I di Kementerian/Lembaga pasti merangkap menjadi Komisaris di BUMN tanpa kerja keras...ini khan sama aja dengan bagi bagi uang, toh gak bangkrut tuh para BUMN. kalau para Eselon I sih enak hidupnya. mereka gak urusan ..mau di bayar tunai pnsiunnya atau gak...mereka gak urusan.
Dan biasanya yang selalu Ngotot dengan segala argumentasi nya itu ya Eselon I... karena mereka mainnya halus dalam KKN.. saya bicara demikian akarena saya tau dengan mata kepala sendiri. bahkan ikut membantru atas dasar suruhan mereka., kalau gak di bantu ya sayanya kena sanksi.
PNS...
BalasHapusslama ini PNS hanya mengadalkan seragamnya saja, tanpa bisa mengandalkan penghasilan tuk hidup mapan layaknya sebagai aparatur negara.
slama ini PNS hanya hidup 2 pasang seragam dinas dan gelimangan hutang,
slama ini utang yang paling banyak numpuk di warung atau toko hanya atas nama PNS saja, apalagi seorang PNS yang telah terjerat utang ama Bank, nasibnya lebih memprihatinkan.
slama ini kenaikan gaji PNS hanya 7% s/d 15% saja, karena dihitung dengan besarnya harga barang, pa hitungannya jelas...? aku sendiri sedikit ragu...
tempo dulu, saat gaji pegawai gol.II sebesar Rp.26.000,- (dua puluh enam ribu rupiah) mereka bisa beli emas hingga 4 manyam (6,76 gram), tapi bandingkan sekarang... gaji pegawai Gol.II sekitar Rp.2.000.000,- (dua juta rupiah) hanya bisa beli emas 1 mayam saja.
pernahkah pemerintah memperhatikan hal ini...?
inilah penyebab kenapa kehidupan PNS khususnya golongan rendah selalu terjerat dengan hutang.
maaf bila pandangan saya sedikit mengkritik pemerintah... tapi rasanya saya pribadi tidak senang melihat pejabat yang hanya memikirkan nasib pribadi, bisa saya beri contoh sekarang adalah DPR, wakil rakyat yang lupa pada rakyat. keputusan yang diambil slalu saja menguntungkan pribadi atau golongan sendiri tanpa mampu melihat penderitaan pada kami yang ada dilapangan.
Anda benar, Mr. Saifulmahdi.Kesenjangan telah merebak di mana-mana. Sementara itu, program untuk mengurangi kesenjangan itu sendiri berjalan di tempat. Ada apa dengan pembawa amanah? Hanya doa yang mampu kita perbuat semoga Bangsa ini akan lebih maju dan mengalami perubahan yang lebih baik. Amin.
HapusSetuju, dengan komentar yang satu ini, harusnya gaji PNS itu di ukur dengan EMAS, agar tetap balance antara PNS jaman dahulu yang bergaji Rp. 26.000,- dgn jaman sekarang, kalo bisa gram-nya harus bisa naik, meskipun hanya 0.01 gram pertahun, atau sesuai dengan kemampuan negara.
HapusKOMENTAR MAS RUDI ITU 100% BENAR,... GURU PNS SEKARANG MAU ENAKNYA SAJA. SETIAP KESEMPATAN MAU MINTA KENAIKAN GAJI. LHA TUNJANGAN PROFESI, UANG INI, UANG ITU.. MEMANGNYA DIANGGAP APA??? SUMBANGAN??.
HapusSURUH GAK KURANG TERUS LHA WONG SETIAP ADA KENAIKAN LARINYA KE KREDIT MOTOR, KREDIT BARANG.... YAAA GAJINYA HABIS LAGI DONG!! KALO SUDAH GITU TERIAK2 LAGI... GAJI KECIL LAH..DLL, DSB.
saya setuju bila pemerintah memberikan pesangon kepada pns/tni/polri, liat ja kehidupan mereka setelah purna, banyak yng belum punya rumah sendiri, banyak yng bekerja lagi setelah purna yang seharusnya mereka menikmati hari tua mereka dengan santai...jangan melihat mereka dengan kacamata sendiri, tapi dengan AMANAH... Amin
BalasHapusYA PASTINYA DIKASIH AJA LAH PESANGON ITU.... BANYAK PUTRA-PUTRI PNS GAK BISA KULIAH.... KARENA MINIMNYA GAJI...
BalasHapusBetul sekali Kang Tarjo, saya sendiri mengalami hal itu.
HapusDAN SAYA JUGA MENGALAMINYA . . .
HapusKalo pingin kaya jangan jadi pns, jadilah pengusaha...kebanyakan yang kaya adalah pejabat .. staf gol rendah hanya menunggu belas kasian dari pimpinan..remunerasi tidak menyentuh sampai kedaerah .. padahal didaerah banyak bidang yang membutuhkan penghargaan sesuai dengan keahlian .. rencana2 meningkatkan kesejahteraan pns hanya dipolitisir oleh oknum2 yang mementingkan diri sendiri
HapusSudah waktunya para PNS menerima kelayakan pembayaran pesango sebagai pengganti pensiun
BalasHapusSaya sekeluarga tunggu-tunggu aturan manfaat pensiun satu kaligus pembayarannya karena masa kerja PNS sudah lebih dari 20 tahun adapun ada yang pro dan kontra dalam peraturannya harus dicantumkan 2 pilihan yang pertama dibayarkan uang pensiun bulanan dan yang kedua dibayarkan satu kaligus, dan saya condong kepada yang nomor 2 karena jelas banyak manfaatnya sehingga pemerintah tidak berfikir pengeluaran uang pensiun jangka panjang dan pengajuan pensiun itu 6 bulan sebelum PNS habis masa kerjanya sehingga dalam tempo 6 bulan itu pemerintah sudah ancang-ancang pengeluar uang pensiun.
BalasHapusHilmi PA. Serang Banten 1 Januari 2013
BalasHapusSaya sekeluarga tunggu-tunggu aturan manfaat pensiun satu kaligus pembayarannya karena masa kerja PNS sudah lebih dari 20 tahun adapun ada yang pro dan kontra dalam peraturannya harus dicantumkan 2 pilihan yang pertama dibayarkan uang pensiun bulanan dan yang kedua dibayarkan satu kaligus, dan saya condong kepada yang nomor 2 karena jelas banyak manfaatnya sehingga pemerintah tidak berfikir pengeluaran uang pensiun jangka panjang dan pengajuan pensiun itu 6 bulan sebelum PNS habis masa kerjanya sehingga dalam tempo 6 bulan itu pemerintah sudah ancang-ancang pengeluar uang pensiun.
Guru atau pns pemda yang lain,yang pensiunnya pada tahun ini adalah mendabakan diberikan sekaligus.Tetapi
BalasHapusada yang tak mau.Alasannya takut tidak bisa pegang uanglah atau apalah.Pendapat saya bahwa PNS itu Pandir,
tak mengerti arti nya uang ,hidup,waktu,ibadah,takdir atau lainnya yang begitu banyak manfaatnya.Masalah ini
saya serahkan kepada Alloh SWT.
Kehidupan guru di Indonesia baru mulai agak membaik beberapa tahun terakhir, khususnya guru PNS. Tapi tak sedikit yang berusaha mencari-cari kesalahan guru setelah kesejahteraan guru mulai membaik. Mungkin orang lebih senang melihat kehidupan guru ini papa....
BalasHapusPNS mjd kaya raya bg kami hanya MIMPI.
BalasHapusGaji pns bisa di cairkan tepat waktu saja kami sdh sgt bersyukur sekali.
Tp kynya mustahil krn stlh ganti bupati yg baru slm 2 th gaji pns guru bangka tengah selalu TERLAMBAT !
Begitu pula dgn tunjangan pemda.
Pdhal pns terlambat sedikit saja sanksinya potong gaji .
Tp kalo gajinya yg terlambat , siapa yg hrs di beri sanksi ????
Saya sebagai PNS sangat setuju Pensiun dibayar langsung krna dengan demikian sirkulasi uang yang beredar akan lebih cepat di negara kita dan saya yakin banyak para pensiuan akan membuka usaha dan ini tentu akan membuka lapangan kerja baru dan akan mengurangi pengangguran dan mendidikkita untuk belajar berbisnis ,kalo perlu menjelang pensiun diberikan pelatihan bisnis / home industri atau yang lainya berikut management bisnis secara singkat sesuai dengan bakat dan minat dibidang masing masing
BalasHapusbenar sekali pendapat saudara kita tsb diatas. bahwa kehidupan para pns selalu gali lubang tutup lubang. dan selama berkiprah di pns , mengabdi selama hidup baik yg produktif maupun tidak, mereka tidak bisa mangro tingal alias bekerja sampingan utk menutup kekurangan dlm. hidupnya. sehingga jika pensiun pemerintah hrs bisa membalas jasa yg hampir rata2 bekerja 2/5 abad. masya Alloh, jika penyelenggara negara tak dpt memikirkan hal ini, tentu sangat berdosa'
BalasHapussemua yang aku baca mulai dari atas sampai di bawah hanya membahas tentang gaji PNS Guru tapi kok dak ada yang mau membahas nasib pegawai honor yang ada di pemerintahan kasihan nasib mereka yang tak ada ujungnya ...
BalasHapusmasalahnya temanya tentang gaji pns...mungkin di lain halaman bisa dibicarakan gaji pewawai honor...
HapusKalo perlu gaji swasta sekalian ya......
Hapusudahlah yang biasa aja ntar kaget lalu ngada-ngada. bila kurang kan bisa hutang di bank. itukan mang da biasa dilakukan. cari aman ajalah
BalasHapusbuat rekan sekalian,sebenarnya pensiun dibayar penuh atau dibayar perbulan sama2 ada sisi positif dan negatif,1.bila dibayar sekaligus mungkin bisa bermanfaat untuk bikin kost2an/kontrakan(rekomendasi:kost2an)investasi ga terlalu besar kaya'kontrakan,anggap hsl kost2an jadi uang pensiun,negatifnya klau orangnya konsumtif,pengen punya mobil,punya rumah lagi(tidak produktif)sebatas buat gengsi,seiiring waktu biasanya tdk lebih dari 2-3 th bertahan
BalasHapus2.kalau pensiun diangsur perbulan ya tdk jd apa2 pensiunnya,estimasi usia 80th kita meninggal,hbs semuanya,tdk punya apa2,kembali hitung2an individu,ambil semua jangan konsumtif atau perbulan max usia kita 80th(mari dihitung lagi)
Dua-duanya punya sisi positif dan negatif. Tergantung personal bagaimana meresponnya.
BalasHapusPositif ---- Negatif ?????
BalasHapusRUU ASN ; MAJU - MUNDUR . lebih baik yg di uji kompetensi bukan PNS melainkan para menteri dulu dech ? buktinya untuk menyelesaikan RUU ASN saja gak selesai2 . dari tahun 2011 - 2012 mungkin sampai ...........????
BalasHapusRUU ASN ; MAJU - MUNDUR . lebih baik yg di uji kompetensi bukan PNS melainkan para menteri dulu dech ? buktinya untuk menyelesaikan RUU ASN saja gak selesai2 . dari tahun 2011 - 2012 mungkin sampai ...........????
BalasHapusmemang semua tidak ada yang benar... ayah saya saja pns, sekarng beliau udah pensiun karna wafat. beliau wafat pada tanggal 10 januari 2013, sampai sekarang tidak ada yang namanya uang duka buat meringankan beban keluaraga yang di tinggalkan. malah mau ambil gaji aja udah di persulit.. apa memang uang duka itu ada, atau cuma isu saja..???? saya jadi bingung,,... selalu saya di janji" saja sampai" motor sayapun di gadai buat biaya hidup...
BalasHapusdi urus aja mas ke taspen mas,
Hapuskakek saya juga dulu gt, tp setelah di urus ke pt taspen alhamdulillah cair,
asal semua data lengkap,
mudah"an aja bisa cair juga mas
amiiiiiiiiiiiiiiinnn
uang duka itu ada kok....coba minta bantuan ke kantornya...
Hapusmemang sdh saatnya para pns diperhatikan khususnya utk para pendidik (guru maupun dosen), krn bny kolega saya jg yg tdk pny rmh, pny rumah pun dgn cara berhutang...spt saya ini. kalo uang pensiun dibayarkan perbulan atau sekaligus, mgkn lbh kepada kemampuan individu menerima hal tsb.
BalasHapusBoleh numpang komentar, Saya Kan PNS dan Masing Jauh/Panjang Waktu Pensiunnya, dari Tanggapan Beberapa Rekan terus terang saya sangat setuju dengan Dibayarkannya langsung Pesangon Pensiun, bahkan kami menginginkan Pimpinan-Pimpinan Baik Bupati,Walikota,Gubenur bahkan Presiden Sekalipun untuk memberikan Respon Positif terhadap para PNS contohnya saja memberikan Bantuan /Motifasi Bahwa Semua PNS baik TNI/POLRI/PEMDA harus mempunyai Usaha, karena memang Setelah Purna Tugas banyak Pensiunan yang hidupnya tak layak atau serba kekurangan padahal Waktu bertugas Pengabdian dan Kinerjanya Sangat Hebat, Nah Kalau sudah di isyaratkan dari Pimpinan manakala Purna Tugas/Pensiunan Tunjangan/Pesangon dibayarkan akan lebih mengaryakan seorang pensiun karena sebelumnya ketika masih bertugas mempunyai usaha gitu tah. JADI INTINYA SAYA MENDUKUNG APABILA PEMBAYARAN PESANGON SEKALIGUS DIBAYAR... Terima Kasih.
BalasHapusMasih di godok kayanya aturan ini, kalau kalau dlihat kemampuan pemerintah, bisa bangkrut negara :-)
BalasHapusharusnya bersyukur udah jadi PNS,
BalasHapuskami tidak pernah punya kesempatan untuk itu...
dan tetap bersyukur
Yah sebaiknya kita jangan terlalu emosional tahun ini mengharapkan pembayaran pesangon, mudah-mudahan saja yang berwenang akan memperhatikannya bagi para pensiunan yang telah mengabdi pada pemerintah NKRI yang puluhan tahun itu, yang pekerjaannya berbeda serta tanggungjawabnyapun berbeda pula.
BalasHapusuntuk itu saya berharap janganlah saling menonjolkan institusi masing2 karena kita semuanya diberi gaji dari sumber yang sama, smoga (18)
klo buat guru2 yang profesinal dalam bekerja saya pikir tidak masalah.Tapi karena sekarang banyak guru yang tugasnya hanya menunggu gaji dan sertifikasi saja,dan profesional kerjanya tidak ada sama sekali apalagi SDM guru tersebut setara dengan muridnya.
BalasHapusdari pada uang segede itu di kasihkan kepada guru mending di kasihkan kepada rakyat yang kurang mampu untuk dia modal usaha.
saya kira guru masa kini sudah banyak pendapatanya.gaji bulanan,sertivikasi, dan lain2 yang gak jelas dari mana asalnya.jadi klo guru gak punya mobil/ berangkat naik haji sangatlah rugi.dan seumpama di klo di kumpulin sudah bisa biaya pensiun.
hai.. kalian kalian semua..setelah saya simak mungkin masalah pemberian pesangon bagi PNS menjadi masalah (bagi yang bukan PNS) mungkin karena dengki, syirik atau apalah masalah dia...
BalasHapussebenarnya memang benar bahwa para pejabat pns yang bisa meraup untung banyak sudah kaya tambah kaya mungkin dasarnya sudah kaya...tapi bagaimana dengan pns gol rendah atau yang standar aja bisa nangis darah kepala jadi kaki kaki jadi kepala utang sana sini, karna apa..? keadilan yang tidak merata prinsip manuasia ingin hidup layak, dsb yang menyebabkan pns harus utang sana sini apalagi yang sudah punya anak isteri..
para pejabat juga sudah besar penghasilan, duit banyak tapi sedekah atau memperhatikan anak buahnya tidak ada...hari gini siapa yang mau kasih uang (tergantung orangya)...
lain dengan swasta akui saja penghasilan mereka jauh lebih banyak asal mau kerja lembur, kerja lapangan tinggal minta bon rembes dll
klo pns pulang malam, lembur, hitungannya PENGABDIAN catat ya...tergantung bos mau kasih ongkos pulang / makan
jadi ga usah diperdebatkan lah
dari pada uang dinikmati oleh pejabat-pejabat yang rakus korupsi untuk kepentingan sendiri / golongannya
Abis pensiun bisa buka franchise minimarket...lanjut terus...
BalasHapusSalam,
Delima
ada perencanan pemerintah untuk memensiunkan dini para pns dan akan diberi uang kompensasi yg kisaran nya yah sekitar seratus jutaan lebih . yang jadi pertanyaan saya : bagaiman tu perencanaan uang pensiun yang akan di bayarkan sekaligus dalam artian uang pengabdian lah !!!! .......apa memang tetap akan diberikan ? apa memang wacana2 ini hanya angin sorga agar para PNS tidak resah ....apa memang ini wacana pembodohan publik.... wong ngebahas RUU ASN nya saja belum selesai2. yg jelas uang pemerintah gak mau tersedot hanya gara2 RUU ini. ...kan kita tahu 2014 sdh didepan mata yg berarti beraakhir masa ke pemerintahan yg sekarang dan belum tentu kendali pemerintahan dipegang kembali....
BalasHapusada perencanan pemerintah untuk memensiunkan dini para pns dan akan diberi uang kompensasi yg kisaran nya yah sekitar seratus jutaan lebih . yang jadi pertanyaan saya : bagaiman tu perencanaan uang pensiun yang akan di bayarkan sekaligus dalam artian uang pengabdian lah !!!! .......apa memang tetap akan diberikan ? apa memang wacana2 ini hanya angin sorga agar para PNS tidak resah ....apa memang ini wacana pembodohan publik.... wong ngebahas RUU ASN nya saja belum selesai2. yg jelas uang pemerintah gak mau tersedot hanya gara2 RUU ini. ...kan kita tahu 2014 sdh didepan mata yg berarti beraakhir masa ke pemerintahan yg sekarang dan belum tentu kendali pemerintahan dipegang kembali....
BalasHapusada perencanan pemerintah untuk memensiunkan dini para pns dan akan diberi uang kompensasi yg kisaran nya yah sekitar seratus jutaan lebih . yang jadi pertanyaan saya : bagaiman tu perencanaan uang pensiun yang akan di bayarkan sekaligus dalam artian uang pengabdian lah !!!! .......apa memang tetap akan diberikan ? apa memang wacana2 ini hanya angin sorga agar para PNS tidak resah ....apa memang ini wacana pembodohan publik.... wong ngebahas RUU ASN nya saja belum selesai2. yg jelas uang pemerintah gak mau tersedot hanya gara2 RUU ini. ...kan kita tahu 2014 sdh didepan mata yg berarti beraakhir masa ke pemerintahan yg sekarang dan belum tentu kendali pemerintahan dipegang kembali....
BalasHapusada perencanan pemerintah untuk memensiunkan dini para pns dan akan diberi uang kompensasi yg kisaran nya yah sekitar seratus jutaan lebih . yang jadi pertanyaan saya : bagaiman tu perencanaan uang pensiun yang akan di bayarkan sekaligus dalam artian uang pengabdian lah !!!! .......apa memang tetap akan diberikan ? apa memang wacana2 ini hanya angin sorga agar para PNS tidak resah ....apa memang ini wacana pembodohan publik.... wong ngebahas RUU ASN nya saja belum selesai2. yg jelas uang pemerintah gak mau tersedot hanya gara2 RUU ini. ...kan kita tahu 2014 sdh didepan mata yg berarti beraakhir masa ke pemerintahan yg sekarang dan belum tentu kendali pemerintahan dipegang kembali....
BalasHapusada perencanan pemerintah untuk memensiunkan dini para pns dan akan diberi uang kompensasi yg kisaran nya yah sekitar seratus jutaan lebih . yang jadi pertanyaan saya : bagaiman tu perencanaan uang pensiun yang akan di bayarkan sekaligus dalam artian uang pengabdian lah !!!! .......apa memang tetap akan diberikan ? apa memang wacana2 ini hanya angin sorga agar para PNS tidak resah ....apa memang ini wacana pembodohan publik.... wong ngebahas RUU ASN nya saja belum selesai2. yg jelas uang pemerintah gak mau tersedot hanya gara2 RUU ini. ...kan kita tahu 2014 sdh didepan mata yg berarti beraakhir masa ke pemerintahan yg sekarang dan belum tentu kendali pemerintahan dipegang kembali....
BalasHapusBapak-bapak, Ibu-ibu sekalian...
BalasHapusperlu diingat, sumber penghasilan itu tdk hanya dengan gaji PNS saja... masih banyak cara lain untuk berusaha bagaimana agar kita mendapatkan penghasilan lain disamping gaji dan/atau pensiunan PNS. janganlah memanfaatkan kepandaian berbicara untuk memupuk rasa MALAS. cobalah melihat kebawah,, masih banyak mereka-mereka yang penghasilannya dibawah standar UMR,,
Mulaliah untuk bersyukur terhadap apa yang kita dapatkan....
PNS sih sebenarnya dah enak..gaji tetap jutaan dan dapat pensiun..yang lebih parah di negeri ini tu kehidupan pekerja honorer khususnya guru honorer yang beban ngajar berat, kualitas tak kalah denga PNS,kerjaannya diakui pemerintah...tapi honornya cuma RP,150.000...terutama guru honorer dibawah KEMENAG...sialahkan cek di daerah....mungkin ini yang dimaksut pelanggaran HAM BERAT
BalasHapusKalo membahas masalah gaji, tunjangan, ataupun pensiunan memang tidak ada habisnya. Tidak PNS, tidak pula pegawai swasta semuanya pasti ingin hidup enak dan nyaman. Tidak sedikit PNS yang perekonomiannya minim, tidak sedikit pula PNS yang perekonomiannya mapan (Tinggal kategori PNS yang mana dulu ya). Seyogyanya segala sesuatunya harus disyukuri dan dinikmati, kebutuhan manusia tidak akan pernah habis dan puas. Memang banyak realita-realita kehidupan yang tidak sejalan dengan apa yang kita pandang. Mungkin Pemerintah sebaiknya benar-benar membenahi sistematis soal gaji atau pendapatan PNS. Karena kalo gaji berdasarkan golongan saja, mungkin kurang adil juga. Karena kenyataannya untuk bisa mendapatkan gaji lebih banyak yang rela harus kuliah lagi untuk mendapatkan kedudukan atau golongan lebih tinggi, terus bagi yang belum atau tidak mampu kuliah lagi bagaimana? Sebaiknya tanpa adanya golongan, bagi PNS yang potensi kerjanya lebih baiklah yang diperhatikan. Mungkin selama ini PNS menjadi icon pencarian kerja bagi banyak orang karena kerjanya yang enak dan pasti dapat pensiunan. Bagi yang pekerja swasta belum tentu ada pensiunan, walaupun kerjanya mungkin lebih berat. Karena di dunia ini tidak ada yang sempurna, Hargailah diri anda daripada iri ataupun dengki kepada orang lain.
BalasHapusHallo semua.....
BalasHapusSemuanya tinggal kitanya aja lagi.........
BalasHapusIni pengalaman saya sebagai seorang mahasiswa jurusan komputer di salah satu universitas di daerah sumatera, mungkin banyak teman mahasiswa lain yang punya pengalaman seperti saya. Terus terang saya mendapatkan ilmu tentang komputer yang real dan mendalam bukan dari dosen tapi atas inisiatif saya untuk belajar dari luar kampus (teman, buku, forum diskusi dll). Kalau dari dosen yang saya dapatkan cuma kulitnya saja, bukannya apa2 sebab dosen nya kebanyakan memang gak ngerti tentang ilmu yang diajarkannya, bisanya cuma cuap-cuap tak tentu arah, padahal kebanyakan dari mereka tamatan S2. Bahkan yang lebih anehnya lagi malah saya yang ngajarin tu Dosen. Anehkan...??? Inilah kenyataan tenaga pendidik di Indonesia.
BalasHapusMelanjutkan komentar saya diatas, saya ingin mencoba kemampuan yang merasa para tenaga pendidik komputer khususnya yang tamatan S1 dan S2 tentang logika pemrograman komputer.
BalasHapusSaya akan membuat program untuk pencarian yang sangat sederhana sekali.
Diasumsikan tabel dari databasenya mempunyai 2 field yaitu:JENIS BARANG dan LOKASI dengan data sebagai berikut: Mobil,Jakarta;Mobil,Bandung;Sepeda Motor,Jakarta;Sepeda Motor,Bandung. Nah sekarang saya ingin agar program saya hanya menampilkan data JENIS BARANG :Mobil dengan LOKASI:Bandung. Pertanyaannya OPERATOR LOGIKA APAKAH YANG AKAN DIGUNAKAN UNTUK OPERASI PROGRAM DIATAS? A.AND B.OR C.NOT
NB:Gak boleh nanya sama mahasiswanya :)
Melanjutkan komentar saya diatas, ada baiknya para tenaga pendidik yang gak bisa jawab dengan benar dengan kesadaran sendiri lebih baik mengundurkan diri, agar tidak membuang uang negara. Dan bagi yang bisa jawab dengan benar saya anjurkan minta kenaikan gaji karena terbukti berkualitas.
BalasHapusKalau menurut saya, di Indonesia ini serba di-besar-besar-kan. Contohnya PNS Guru sekarang mendapat sertifikisi, otomatis gajinya tambah (+ gaji pokok). Padahal pengeluaran guru dalam melaksanakan tugas pokoknya itu tidak dibebankan pada keuangan selain gajinya tersebut, tidak seperti PNS Non Guru, kebanyakan mereka beli kertas, alat tulis, transport, dll., dibebankan pada sumber keuangan bukan gaji....juga sepengetahuan saya PNS Non Guru banyak yang punya akses untuk merubah-rubah angka pengeluaran sehingga...wah fantastis pendapatannya, "pangkat kopral gaji jenderal". Pengawasan? Wah...benar kata Iwan Fals dalam lagunya 'Tikus Kantor'.
BalasHapusBudaya materialistis, semua diukur dengan berapa duit yang bisa d dapatkan........hidup kapitalis
BalasHapusDPR kerja cuma beberapa hari saja dapat pensiun seumur hidup
BalasHapusSETUJU NAIK GAJI OR PESANGON BERAPAPUN UNTUK PNS. TAPI BEDAKAN BERDASARKAN KINERJA NYA YAH......MASA YANG SERING KELUAR KANTOR DAN TIDUR DIRUMAH DISAMAIN DENGAN YANG BENAR BENAR MENGABDI PADA MASYARAKAT DAN BANGSA INI....
BalasHapussudah" mas,abang..
BalasHapuswlauun pns,swasta ttep klo mati di liatin orng bnyak,di kubur dlm tanah,,,
Syukuri apa yang ada...hidup adl anugrah....
BalasHapus(D'Masiv)
untuk yg namanya rudi;rupanya anda mengometari 'guru' anda sendiri ya....soalnya ''produk''nya seperti anda,selain bodoh juga tidak punya sopansantun.
BalasHapusuntuk rudi....rupanya anda mengomentari 'guru'anda sendiri ya....soalnya ''produk''nya seprti anda,bodoh dan tidak punya sopan santun.
BalasHapusHai teman teman semua ASN tidak ada hubungannya dengan Pensiun Sekaligus
BalasHapusutk para pensiunan PNS,jangan mengharap dibayar pake pesangon yg jumlahnya tus juta atau milyar tiap orang.Kenapa? Logikanya utk bayar gaji 13 PNS, negara hrs keluarkan sekian trilyun, itupun hrs keppres dan nanya sama yg punya uang (Kemenkeu).Jd negara punya uang brp utk ngasih pesangon PNS? Bisa bangkrut/tekor.Yang pasti dibayar pake uang Jepang,YEN..YEN ono..!!
BalasHapusbuat Rudi... mmg km ada benarnya, soalnya saya jg seorang guru, dan teman saya ada yang spt kamu katakan. hanya karna uang dia bisa S2 tetapi untuk kemampuan mengajar benar2 tidak bisa diharapkan. dia jg sering bolos masuk kerja. dan anak seolah banyak yang komplain krn hari ke hari hanya disuruh mencatat saja. ttp jgnlah kiranya km nuduh semua guru spt itu, krn pada kenyataanya masih banyak guru2 yang berkualitas dan menghargai pekerjaanya.
BalasHapuskalau buat masalah gaji.. sy lebih setuju kalau di berikan perbulan, karna menurut saya masa depan lebih terjamin. walaupun dgn gaji sedikit dan hidup sederhana. daripada dibayarkan sekaligus sewaktu2 uangnya bisa habis dan tidak ada yang bisa dihapkan lagi, apalagi tidak punya usaha sampingan.
manusia memang tidak pernah merasa puas, intinya
BalasHapuspahlawan tanpa tanda jasa katanya , tapi masih ngributin masalah gaji, padahal masih banyak anak yang tidak bisa sekolah
BalasHapussadarlah masih banyak orang2 yang kurang beruntung dari kita,
Teman teman yang baik, jangan ngeributin pensiun sekaligus ajah biar berjalan dengan adanya nanti juga ko pemerintah menetapkannya
BalasHapusmemang hidup kita sebagai pns golongan rendah serba pas pasan tetapi kita harus bersukur masih banyak di bawah kita yang masih makan nasi aking dan kuli bangunan juga kuli panggul dibandingkan kita walaopun pns golongan rendah masih ada yang mercaya untuk ngutang.
BalasHapussalah undang2...karena diusung oleh orang orang yang hanya memikirkan sendiri, bukan untuk anak2nya dan generasi anak bangsa.saya akan lebih setuju dengan adanya forum pengawas kinerja PNS.
BalasHapuspekerjaan PNS guru adalah pekerjaan mulia jika dijalani tulus dan ikhlas, tetapi guru juga manusia biasa yang butuh penghidupan yang layak. dengan adanya tunjangan sertifikasi hanya membuat guru menjadi berfoya2, coba tunjangan itu diganti dengan fasilitas yg memungkinkan penghidupan yang layak bagi keluarganya pastilah guru akan lebih mulia dari sebelumya.
BalasHapussertifikasi membuat guru lupa dengan tugas mulianx dan mengukur kemuliaan dengan materi saja. Guru sekarang hanya berlomba untuk mendapatkan tunjangan tersebut dengan cara apapun, bukan berlomba untuk meningkatkan mutu pendidikan. Siapakah yang harus bertanggungjawab....?
BalasHapusPerekrutan Pns Guru nanti haruslah benar2 memiliki kompetensi, sehingga setelah jadi PNS mereka sudah memiliki gelar "PROFESIONAL" yang tidak diragukan lagi.
BalasHapusdear all saya ikut nimbrung ya. Saya ini PNS biasa di pagi siang sore, malamnya saya menjadi dosen swasta dan pontang panting jadi programmer komputer lepasan. Saya merasakan betul perbedaan dan persamaan hidup di dua kehidupan tersebut (PNS dan Swasta). Baik dari segi pendapatan, dari segi pergaulan dan tentunya dari segi komentar. Di lingkungan PNS sering kali juga keluar obrolan bahwa PNS selalu kesusahan , ngutang sana sini, untuk makan, sekolah anak2x dll. (tapi memang betul terjadi). Sering juga PNS iri dengan kehidupan pekerja swasta yang pendapatannya bisa berkali lipat dari PNS. Tpi PNS sering kali lupa bahwa memutuskan untuk menjadi PNS dengan kesadaran penuh (seperti saya) adalah sudah bersiap untuk melakukan pengabdian bagi negeri sendiri dengan segala konsekuensinya. PNS juga cuman melihat pendapatannya swasta tanpa melihat bagaimana kemampuan dari pekerja swasta tersebut dan bagaimana beratnya bekerja di swasta.
BalasHapusPun swasta pun juga sering bicarin PNS :) Seringkali saya saat bekerja malam itu bersama orang swasta, selalu menyoroti PNS yang kerja santai, baca koran, tidak seperti swasta pontang-panting (memang betul kerja swasta pontang panting).
Terlepas dari semua itu, PNS dan Swasta adalah sama-sama profesi seorang manusia. Yang mungkin saja ada beberapa PNS atau swasta yang tidak bekerja semestinya. Tpi masih banyak PNS dan Swasta yang bekerja disiplin kok. Jadi stoplah saling menghujat dan mari bersama untuk sama-sama berbenah.
Apapun rencana pemerintah utk rencana pensiunan itu, yakinlah pemerintah sudah memperhitungkan semuanya. Sekarang yang bisa kita lakukan adalah berdoa untuk yang terbaik bagi kita semua ...
se7.....Apapun profesi kita, marilah kita lakukan dengan tulus ikhlas, penuh syukur. Hidup ini adalah anugrah, marilah kita isi dengan kebaikan. Hindari saling menghujat.
HapusSetiap makhluk mempunyai hubungan timbal balik. Marilah kita intropeksi diri kita sendiri, apakah kita sudah melaksanakan tanggung jawab kita dengan baik.
PNS disejahterakan.......????
BalasHapusPNS jangan menjajah pegawai honor.....!!!!!!!!!
RUU INI HANYALAH PEMBODOHAN. TOH SAMPAI SEKARANG JUGA TIDAK TERREALISASI KAN..?????
BalasHapusPERCUMA KITA BERDEBAT TAPI TIDAK APA YANG GUBRIS. JADI YA JANGAN TERLALU BERHARAP TERHADAP HAL YANG BELUM PASTI SEPERTI INI.
MENDING KITA INTROPEKSI DIRI AJA DALAM BEKERJA. APAKAH KITA BEKERJA SUDAH BENAR ATAU BELUM.??
TERIMA KASIH .
Solusi:
BalasHapus1.Pensiun dibayar tunai saja untuk menimalisir hilangnya uang negara karena dikorupsi oleh orang-orang yang mengatakan katakan tidak pada korupsi padahal perbuatannya tidak sama
2.seberapapun uang, ataupun besarnya kenaikan gaji yang kita terima tak pernah cukup karena salah dalam memperioritaskan penggunaan uang seakan-akan gaji yang kita terima selalu tidak cukup, padahal habis untuk kredit motor, kredit barang dan kredit-kredit lainnya
3.Lihat dibawah sana yang tidak bekerja, tidak makan, yang gajinya dibawah Umr, toh mereka tidak pernah membicarakan pensiun tunai, tapi mereka membicarakan apa besok kita makan, apa besok kita tetap bolah menunggak uang kontrakan karna belum ada uang, atau....? atau anda -anda pernah berpikir tentang kehidupan dibawah anda yang belum mendapatkan kesempatan seperti anda, ah anda yang dipikirkan hanya tentang anda dan kepentingan anda dan anda-anda semua sedang aku tak tahu apakah masih bisa hari esok untuk bernapas saranku, sukurilah yang ada baru anda berkesempatan untuk mendapatkan pensiun tunai dan jangan lupa kucurkan sedikit hak pakir miskin seperti saya supaya uang anda barokah.
Utk saudara2ku smuanya y...dalam hidup ini jalanilah apa adanya seprti air yg mengalir (tp bukan berarti pasif),janganlah kita selalu melihat keatas saja tp skali waktu lihatlah kebawah,jika kita hanya melihat kehidupan yg diatas saja sdh tentu g'da habisnya,tp jika kita melihat kebawah trnyata masih banyak saudara kita yg hidupnya kurang beruntung,utk makan besok saja susah...krn itulah kita hrs sabar, ikhlas , tawaqal, & selalu bersyukur atas karunia yg telah diberikan Allah SWT kpd kita , InsyaAllah hidup ini akan terasa tenang tentram & damai....
BalasHapusSaudara2 semua, udah ada yang pernah baca RUU ASN belum?? disitu tidak disebutkan tentang uang pensiun atau pesangon lho...
BalasHapusPeraturan Menteri Keuangan tentang manfaat pensiun yang jumlahnya Milyaran itu samasekali tidak menyebutkan tentang PNS, dan ini beredar di para pensiunan. Hati2 saudaraku, mungkin ini hanya tindakan oknum2 yang tidak bertanggung jawab yang ingin mengambil kesempatan dalam kesempitan!
bahkan telah keluar Peraturan Pemerintah terbaru yang menyangkut tentang pensiun PNS, yaitu PP nomor 20 tahun 2013 tentang Asuransi Sosial Pegawai Negeri Sipil. Perlu diketahui bahwa apa yang PNS dapatkan setelah masa kerjanya berakhir (Pensiun) itu berasal dari Iuran Wajib yang langsung dipotong dari gajinya setiap bulan sebanyak 10% dari gajipokok + tunjangan keluarga. Dan yang lebih penting lagi dlm Peraturan terbaru itu disebutkan bahwa pensiun tetap dibayarkan setiap bulan!
1. Berilah gaji yg sesuai dengan kinerja dan kemampuan riil mereka jgn berdasarkan masa kerja dan angka2 saja.
BalasHapus2. Mulai sekarang seleksi lah calon guru dengan ketat, dalam arti mereka memang mempunyai skill di bidangnya, kasian kan siswa2nya, nanti kalau lulus apa yg didapatkan dan yg bisa dilakukan mereka.
gaji PNS itu tidak seberapa dibanding gaji para anggota DPR..yang notabene tdk menghasilkan apa2 ..coba dihitung jumlahnya..lalu gaji mentri..yg jg tdk ada hasil apa2...
BalasHapusjangan rakyat kecil saja yang di potong sana-sini
Karena Guru anda bisa berkomentar sekarang ini...
Hapuskasihan guru...sdh mengabdi selama 58 tahun sementara mereka tidak mendapatkan kebahagiaan. guru itu rela hidupnya susah ...demi murid-muridnya...agar menjadi pejabat tinggi dan guru bangga muridnya menjadi pejabat tinggi.
Wajar sekali sebagai bangsa sendiri saudara kita sendiri ...dengan pengabdian sebagai Guru selama 58 thn dengan Gaji yang pas-pasan cukup buat makan tiap bulan yang hanya mengandalkan Gaji bulanan yg tidak seberapa yg telah melahirkan alumni siswa siswi ribuan bahkan jutaan ...yg sekarang telah menjabat sebagai pejabat tinggi ..itulah guru anda yg telah mendidik kita hingga sekarang menjadi pejabat DPR MPR bahkan presiden dan pejabat tinggi lainnya .....kasihan guru ...sebagai apresiasinya ..berilah kebahagiaan ..dan kesenangan pada guru di akhir pengabdiannya.....apalagi mereka sudah tua dan pensiun..?
BalasHapus