MA MUALLIMIN NW BORO'TUMBUH: Pengangkatan Honorer K2 Tergantung Nilai Tes dan Masa Kerja
SITUS PRESIDEN RI

Jumat, 22 Juni 2012

Pengangkatan Honorer K2 Tergantung Nilai Tes dan Masa Kerja

JAKARTA--Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  (Kementerianpan-RB) bersama Badan Kepegawaian Negara  (BKN) saat ini tengah menyiapkan petunjuk teknis  (Juknis) dan petunjuk pelaksanaan  (Juklak) pengangkatan honorer  tertinggal menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil  (CPNS).
Sistem Pengangkatan Honorer K2  Nilai Tes Honorer  Masa Kerja Honorer                        
Diharapkan, tenaga honorer kategori satu  (K1) dapat diselesaikan pengangkatannya dalam tahun anggaran 2012. Sementara untuk K2  akan diadakan pemeriksaan kelengkapan administrasi dan tes kompetensi dasar  serta tes kompetensi  bidang sesama tenaga honorer . Diharapkan dapat diselesaikan dalam tahun anggaran 2013 dan 2014.

Sistem Pengangkatan Honorer K2  Nilai Tes Honorer  Masa Kerja Honorer                        
Demikian diungkapkan Kepala Subbgian Publikasi Biro Humas dan Protokol Petrus Sujendro di Jakarta, Kamis (21/6).
Sistem Pengangkatan Honorer K2  Nilai Tes Honorer  Masa Kerja Honorer                        
"Kementerianpan-RB dan BKN saat ini sedang mengadakan sosialisasi PP 56 tahun 2012 kepada instansi baik pusat maupun daerah. Sehingga ketika Juknis dan Juklak turun, semua instansi sudah tahu apa yang harus dikerjakan," kata Petrus.
Sistem Pengangkatan Honorer K2  Nilai Tes Honorer  Masa Kerja Honorer                        
Pengangkatan honorer K2, lanjutnya, akan dilakukan melalui tes kompetensi dasar dan profesi. Mengenai pembuatan soal dan pengolahan hasil ujian Tes Kompetensi Dasar  dilakukan oleh konsorsium Perguruan Tinggi Negeri  (PTN) yang dibentuk Menteripan-RB dan Mendiknas .
Sistem Pengangkatan Honorer K2  Nilai Tes Honorer  Masa Kerja Honorer                        
"Pelaksanan ujian tertulis di lingkungan Instansi pusat dan provinsi dilaksanakan Pejabat Pembiana Kepegawaian (PPK) masing masing. Sedangkan untuk kabupaten/Kota dikoordiniasikan oleh gubernur," terangnya.
Sistem Pengangkatan Honorer K2  Nilai Tes Honorer  Masa Kerja Honorer                        
Pengumuman kelulusan ujian tertulis kompetensi dasar dilakukan Menpan-RB berdasarkan nilai hasil ujian  yang diolah konsorsium PTN dengan mempertimbangkan masa pengabdian tenaga honorer yang bersangkutan. (esy/jpnn)

37 komentar:

  1. holis harifi, ST. S.Pd4 Juli 2012 09.52

    untuk honorer K2 agar bisa diangkat menjadi PNS akan diuji kompetensi dasar dan profesi sesama honorer K2,sedang yang lulus diangkat menjadi PNS dg juga mempertimbangkan masa pengabdian. lalu bagaimana dengan honorer yang nantinya tidak lulus uji kompetensi dasar dan profesi, apakah ada kebijakan lain dsb? trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. K1 dan K2 penuh rekayasa data. Nilai tes dan masa kerja bisa dipermainkan. peserta K1/k2 yg memalsukan data dan jadi PNS, ganjinya haram

      Hapus
  2. katanya tgl 9 september 2012 ada pengangkatan CPNS apakah ini khusus untuk tenaga honorer atau untuk umum?

    BalasHapus
  3. Tgl 9 september 2012 pengangkatan CPNS khusus tenaga honorer KT1..

    baca http://datapendidik.blogspot.com/2012/07/september-honorer-k1-diangkat-jadi-cpns.html

    BalasHapus
  4. jika pengangkatan honorer melalui tes... mengapa tidak pada semua gtt aj... jadi semua gtt punya kesempatan yang sama.. semua sama2 mencurahkn semua fikiran dan tenaganya untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang berprestasi.. bertanggung jawab dan berakhlaq yang mulia.. berguna bagi nusa dan bangsa...

    BalasHapus
  5. ga jadi pns gpp..............asal pemerintah memberikan gaji yg sama seperti pns gol 4a............ehhhmmm.......asal tau aj......guru honorer sama2 bekerja spt pns.......malah bisa lebihhhh.....tp knp?????umar bakri dari dlu mpe skrng ada ajjj............kpn mau maju klo gaji gtt umar bakri selalu dikebiri......smntra pns bnyk sekali tunjangan2....maaf y...pdahal bnyk yg g brmutu....harusnya dah pensiun......langka tp nyata.......

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju umar bakri aku dg dirimu

      Hapus
    2. bakri..bakri..kasian amat si luu jd orang...

      Hapus
  6. ya BKN jg hrs transparan,,, coz pada kenyataanya justru masalah banyak terjadi didaerah,,,, kita yg bener-bener tenaga honor,,udah super sibuk ngurus sana sini bikin persyaratan....eh giliran yang keluar dipengumuman malah orang - orang yang g keliatan ujung pangkalnya.....?????

    BalasHapus
  7. betul sekali HONORER GTT LEBIH SIBUK KERJANYA DIBANINGKAN PNS>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> BAGI SAYA YANG MEMPUNYAI AKAL SEHAT TIDAK MAU MASUK POLITIK KARENA SEKARANG INI BANYAK GURU MASUK PARTAI POLITIK BIAR DIANGKAT JADI PNS DAN ITUpun HARUS NGASIH 20 jtan..........ha .......edan

    BalasHapus
  8. BAGI SAYA, YANG PENTING STATUS. GTT DIGAJI SAMA DENGAN PNS-PUN TIDAK MEMBERIKAN KETENTRAMAN DAN KETENANGAN DALAM BEREKSPRESI, APALAGI DI TENGAH "DISKRIMINASI" STATUS PNS-NON PNS. BANYAK GTT YG CERDAS DAN KREATIF, TAPI NASIB MEREKA SELALU JADI "ALAS KAKI" BAGI PARA PNS YANG KINERJANYA LEBIH RENDAH DARIPADA STATUS DAN PANGKAT/GOLONGANNYA.

    UNTUK ITU, KITA JANGAN MENUNTUT HAK UNTUK NAIK GAJI DAN TUNJANGAN, YANG HARUS KITA TUNTUT ADALAH STATUS PNS. INSYA ALLAH, PARA GTT TIDAK SELAMANYA MEMANDANG PENGHASILAN, ASAL ANAK DIDIKNYA SUKSES, GTT SUDAH SENANG. SETELAH KEBERHASILAN GTT MENGGIRING KESUKSESAN ANAK DIDIKNYA, SEKARANG GILIRAN PEMERINTAH MENGANGKAT STATUSNYA AGAR JADI GENERASI PEGAWAI KREATIF DAN BERKINERJA TINGGI DARIPADA SELALU MENAIKKAN GAJI PARA PENIKMAT GAJI BUTA.

    BalasHapus
  9. APA MASIH GA YAKIN JUGA DENGAN DEDIKASI DAN KINERJA GURU HONORER...TOH KAMI SDH UJI KOPEMPETENSI LULUS PTN, BERTAHUN2 KAMI MENGABDI...KALAU MASIH UJI KELAYAKAN LG...MELALUI TES CPNS BERARTI ANDA SEDANG MEMBODOHI GENERASI BANGSA ITU SENDIRI

    BalasHapus
  10. Kelihatannya yang komentar GTT semua, ya. Mohon maaf kalau salah. GTT di daerah saya semuanya kacau, seenaknya sendiri tapi minta honor tinggi. Tidak kompeten tapi sok keren. Sering terlambat tapi sok hebat. Mungkin benar, Anda semua sudah bekerja keras. Tapi dilihat dari cara Anda berkommentar, kelihatan kalau Anda-Anda bukan tipe pendidik yang baik. Mungkin inilah penyebab pendidikan di Indonesia tidak pernah membaik. Maaf kalau saya salah ....

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin anda adalah seorang PNS, saya rasa anda lah salah satu orang yang merusak pendidikan di negeri ini. mohon maaf, PNS justru banyak yang lalai dalam menjalankan tugas, bahkan guru PNS sering mengajar dengan gaya CBSA, alias cata buku sampai habis. Para PNS banyak yang gaya nya selangit, padahal otaknya kosong,.........

      Hapus
    2. Anonim....
      maaf sebelumnya,,,,,logikanya seperti itu,,
      namun yg fakta di lapangan,GTT sudah terencana,terlaksana tugasnya secara rutin,...oh yah,dari cara anda ngomong kayaknya anda itu salah satu yg gak pernah mengenyam bangku pendidikan,,atau ...istilahnya patah pensil dan mungkin benar juga apa yg dibilang sama tiknolink............,maka dari itu anda ngomong seperti itu.dan mungkin karena anda punya rasa dendam ke guru anda,Ingat...........gak ada Negara kalu gak ada Guru...'

      Hapus
  11. anonim 4 desember,...kayaknya loe provokator yang ga bertanggung jawab dan ga tau kinerja gtt, gmn gtt akan kacau kinerjanya, gtt itu sama halnya dalam uji publik di instansi kami bekerja, sedang di amati, dinilai dan dipertimbangkan atas dedikasi kerjanya. jadi anda itu hanya mengarang tanpa tau gttapa dan yang mana dan yang gimana. kalau datang semaunya...ya memang kan lum ada keterkaitan dengan absensi jari sprti pns....wajar toh. asalkan datang tepat waktu saat ia mengajar.kl ada kebijan dr instansinya mengajar gtt wajib hadir 5 hari kerja dan datang seperti kinerja PNS kami toh siap. karena tdk ada keharusan itulah kami bekerja sesuai jam jadwal mengajar...tanpa terlambat masuk kelas untuk menunaikan kewajiban kami sebagai pendidik...pengajar...,pembina dan sebagai motivator. loe paham ya...jan asal komentar bagai PROVOKATOR YANG TAK BERTANGGUNG JAWAB. KM DI SUAP BERAPA NEH KOMENTAR BEGITU ANONIM 4 DESEMBER.

    BalasHapus
  12. untuk apa dilakukan tes untuk di angkat,kalau memang harus pake tes ya dr awal jg harus bgt,.kalau bgt gak adil dong...,,sedangkan mengabdi sbagai honor udah lama tp gak di angkat sbagai pegawai negeri sipil,harus di pertimbangkan ulang tu pak.

    BalasHapus
  13. ya betul itu..knp mesti di tes segala?apakah yang tdk lulus nnt batal jd PNS?harusx diangkat saja lgsg...kasian kan kerja keras selama ini..tlg donk pak Menteri Pendidikan dn kepela BKN,...apa sih maksud dr tes K2 ini??...Gk usahlah..

    BalasHapus
  14. YAH DITES, PALING PADA MAIN DI BELAKANG LAYAR.. PEMAINNYA 3D.. DKT..DUIT DAN LAIN-LAIN

    BalasHapus
  15. pns mayoritas pemalas,malah ada yg jrg msk tp sok pintar pdhl bego.yg honorer mayoritas yg plg byk megang jam mereka.indonesia memang sdh dibuat demikian oleh mereka penguasa.membentuk mental dan kualitas pendidik yg dibyr rakyat malah gk ada kompetensi cuma pamer baju dinas saat jam ngantor diwarteg atau di mall.pamer baju padahal dilirik sinis oleh masyarakat. prettttttttt

    BalasHapus
  16. pns dengan honorer pakh beda?
    pdhl kerj sama tp kesejahteraan lbih banyak pns di bandingkan honorer mulai dari tunjangan anak, gaji 13 dll.
    mudah-mudahan honorer jg d samakan

    BalasHapus
  17. amin......tapi ku pikir tuk para honorer bekerjalah semaksimal mungkin...dengan iklas harap rido Allah , jangan karna ingin jadi PNS (Intinya RUPIAH) walau segala gala butuh rupiah, tapi rupiah bukan segala galanya.Yakinlah Allah tidak tidur....semua da balasan sesuai amal kita...tuk PNS PEMALAS pun pasti da balasannya...mungkin dengan sakit sehingga rupiah habis tuk berobat (tidak Berkah) jadi.....tetap semangat kerja...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kami sebenarnya iklas kalau itu memang kehendak Allah,.... tapi sebagai manusia kami tidak akan merasa iklas bila melihat ketidak adilan didepan mata.

      Hapus
    2. Mantap.. Jadi Guru adalah Soal "Panggilan". Yang Menyesakkan dada adalah Ketidak Adilan Yang Nyata Di perlihatkan Pemerintah. Kenapa Harus ada perbedaan antara Guru Honor di Sekolah Swasta dan Negri? Padahal sudah jelas nyata Terlihat, Guru PNS/Honor di Sekolah Negri Tidak Lebih Hebat dari Guru Honor Sekolah Swasta..

      Hapus
  18. Hai teman - teman seperjuangan bersabarlah, walau kita bekerjakeras namun untuk jadi PNS saja susahnya minta ampun.sementara para PNS yang ga sekalipun masuk kelas untuk ngajar tapi bisa lulus sertifikasi, memang tampak sangat tidak adil tapi yakinlah hidup kita jauh lebih berkah dari hidup PNS malas itu.

    BalasHapus
  19. Waduh kok yg komentar rata2 GTT pdhal PTT jg banyak yg masuk kategori K2, seperti sy. Saya menjadi PTT sjak usia 19 tahun hingga sekarang usia saya 37 tahun, di sebuah sekolah besar dan status NEGERI lagi. Saya jg sangat berharap Pemerintah segera mengangkat semua honorer menjadi PNS. Meski sy masih honorer tapi pekerjaan sy seperti PNS, bahkan mungkin lebih...contoh ngurusi EMIS, dll.

    BalasHapus
  20. kalau yang yang ndak lolos diberhentikan kok kelihatannya ndak manusiawi ...

    BalasHapus
  21. benar....itu sangat tidak manusiawi karena kenyataannya banyak sekali teman teman honorer yang telah benar benar bekerja dengan penuh dedikasi selama puluhan tahun banyak yang tidak lolos,tapi untuk pengangkatan CPNS yang terdahulu,justru banyak sekali honorer fiktif yang realitanya dipalsukan sekarang sudah jadi PNS tanpa ada verifikasi,validasi,dan seleksi,..... apalagi evaluasi. itu kan fakta yang sangat ironis.

    BalasHapus
  22. Nasib GTT dimana mana sama...teraniyaya dan tak berdaya di tangan atasan dan para PNS

    BalasHapus
  23. ndak urus itu K2 yg penting, gtt tetap bertanggung jawab menjalankan kewajibannya mengajar secara profesional.....karena K2 hanya permainan dan strategi licik, kenapa juga di tes klo sdh masuk K2...jadi klo yg ndak luus mo di apa? semua hanya permainan...licik, main di belakang layar....sudah di atur...

    BalasHapus
  24. K2,K2...apa sih yg dimaksud pemerintah, toh ujung-ujungnya jg gak beres,dah terbukti dimana-mana u masuk data ja bayar dulu,,kayak pak ogah dalam film kartun Si Unyil versi TVRI taun 84an doeloe,,,kalo blh saya usul,, u para honorer ntah negeri or swasta, selama memenuhi kriteria dan sesuai menurut aturannya ya angkat aja jd PNS, kan selesai masalah,,toh mash banyak temen2 yg honorer bertaun-taun sampe saat ini gak ksentuh,,apa artinya itu pak MenPAN ?wkwkwkwkwkwkckckck

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju.. Mestinya Pemerintah Mendengar Suara Kita semua. Guru Honor Swasta dan Negri Yang Sudah mengabdi sekian lama (Minimal sudah 7 atau 10 tahun mengajar) harus mendapatkan prioritas untuk jadi PNS tanpa perlu lain2 hal lagi, yg di kuatirkan nantinya akan ada Kecurangan2 baru..

      Hapus
  25. Ya Allah kabulkanlah Doa hambamu ini agar lulus seleksi CPNS Tes Honorer K2 tahun 2013 ini. Amin Ya robbal 'alamin

    BalasHapus
  26. Terimakasih atas info pendidikannya!

    BalasHapus
  27. Mau GTT ato PNS semua sama saja yaitu sama sama memiliki tanggung jawab untuk mencerdaskan anak bangsa, yang paling penting adalah perbaiki niat dan bersyukur.lakukan tugas dan kewajiban sesuai aturan manusia dan Tuhan insyaallah honor/ gaji yg diterima berkah dunia akhirat

    BalasHapus
  28. Tetap semangat, berusaha dan berdoa dengan Maksimal ya :)

    BalasHapus

Entri Populer