MA MUALLIMIN NW BORO'TUMBUH: Cara dan Teknik Pembuatan KERIPIK KENTANG
SITUS PRESIDEN RI

Sabtu, 23 Juni 2012

Cara dan Teknik Pembuatan KERIPIK KENTANG

  1. PENDAHULUAN Serealia dan umbi-umbian banyak tumbuh di Indonesia. Produksi serealia terutama beras sebagai bahan pangan pokok dan umbi-umbian cukup tinggi. Begitu pula dengan bertambahnya penduduk, kebutuhan akan serealia dan umbi-umbian sebagai sumber energi pun terus meningkat. Tanaman dengan kadar karbohidrat tinggi seperti halnya serealia dan umbi-umbian pada umumnya tahan terhadap suhu tinggi. Serealia dan umbi-umbian sering dihidangkan dalam bentuk segar, rebusan atau kukusan, hal ini tergantung dari selera.

    Usaha penganekaragaman pangan sangat penting artinya sebagai usaha untuk mengatasi masalah ketergantungan pada satu bahan pangan pokok saja. Misalnya dengan mengolah serealia dan umbi-umbian menjadi berbagai bentuk awetan yang mempunyai rasa khas dan tahan lama disimpan. Bentuk olahan tersebut berupa tepung, gaplek, tapai, keripik dan lainya. Hal ini sesuai dengan program pemerintah khususnya dalam mengatasi masalah kebutuhan bahan pangan, terutama non-beras.

    Tabel 1. Komposisi Kentang (per 100 gram bahan)
    KOMPONEN
    KADAR (mg)
    Kalori
    23 kal
    Karbohidrat
    19.100
    Protein
    2.000
    Lemak
    100
    Phosphor
    56
    Kalsium
    11
    Besi
    0,7
    Kentang dengan mudah dapat dibuat menjadi keripik. Peralatan yang dibutuhkan sederhana, serta modal yang diperlukan tidak terlalu besar.
  2. BAHAN

    1. Kentang besar -- 20 kg
    2. Bawang putih --- 1 ons
    3. Garam ---------- 6 sendok makan
    4. Kapur sirih ------ 1 ons
    5. Minyak goreng -- 2 kg
  3. ALAT

    1. Pisau
    2. Ember plastik
    3. Tampah (nyiru)
    4. Penggorengan (wajan)
    5. Kompor atau tungku
    6. Panci email atau baskom plastik
    7. Pengaduk
    8. Saringan
  4. CARA PEMBUATAN
    1. Kupas kentang, segera masukkan dalam ember yang berisi air, kemudian cuci sampai bersih;
    2. Iris tipis-tipis dengan ketebalan 2~2 ½ mm, langsung rendam selama 12~24 jam dalam air yang telah diberi kapur sirih;
    3. Setelah direndam, cuci lalu tiriskan;
    4. Tumbuk bawang putih dan garam sampai halus lalu masak dalam air sampai mendidih. Larutan ini harus cukup asin;
    5. Rebus irisan kentang selama 3~5 menit, kemudian tiriskan;
    6. Letakkan irisan kentang di atas tampah. Susun berjajar secara berselingan;
      Gambar 1
      Gambar 1. Peletakan Kentang di atas Tampah
    7. Jemur selama 2~3 hari sampai kering;
    8. Goreng dalam minyak yang tidak terlalu panas. Bila kentang sudah mekar cepat angkat.
  5. DIAGRAM ALIR PEMBUATAN KERIPIK KENTANG

    Catatan:
    1. Dari 1 kg kentang dapat diperoleh 2 ons keripik kentang.
    2. Keripik kentang yang belum digoreng sebaiknya disimpan dalam kaleng yang rapat.
  6. DAFTAR PUSTAKA
    1. Seriping kentang. Buletin Penelitian dan Pengembangan Teknologi Panganrubus, No. 9, Maret 1981: 3-6
    2. Tri Radiyati et al. Kerupuk keripik. Subang : BPTTG Puslitbang Fisika Terapan-LIPI, 1990. Hal. 5-8
  7. KONTAK HUBUNGAN
    Pusat Informasi Wanita dalam Pembangunan, PDII, LIPI, Jl. Jend. Gatot Subroto 10 Jakarta 12910.
    Sumber : Tri Margono, Detty Suryati, Sri Hartinah, Buku Panduan Teknologi Pangan, Pusat Informasi Wanita dalam Pembangunan PDII-LIPI bekerjasama dengan Swiss Development Cooperation, 1993.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Entri Populer