MA MUALLIMIN NW BORO'TUMBUH: Dongeng Tentang Batu dan Si Putri
SITUS PRESIDEN RI

Jumat, 16 Maret 2012

Dongeng Tentang Batu dan Si Putri

Dulu sekali, di jaman kerajaan, istana, monster, naga dan cincin ajaib, hidup seorang laki-laki tua yang pekerjaannya bercerita kepada tua muda, cerita dongeng tentang apa saja. 
Si pendongeng berkelana dari desa ke desa dengan tas kulit di bahunya. Ia akan bercerita dengan imbalan makanan hangat dan tempat untuk tidur. Setiap dongeng ia ceritakan dengan sepenuh hati. Memang dongeng itu harus diceritakan, karena kalau tidak dongeng itu akan hilang bersama debu-debu. Di sebuah desa, Dongeng Tentang Batu dan Si Putri         
penduduknya begitu bersemangat menyambut kedatangan si pendongeng. Pak walikota telah membuka balai desa dan mengumumkan digelarnya pesta desa. Semua orang datang ke pesta itu untuk makan, minum, dan tentunya mendengar cerita si pendongeng. Dongeng Tentang Batu dan Si Putri         
Diantara mereka, ada seorang gadis muda, gadis dari peternakan. Ia sibuk mengumpulkan makanan di celemek yang dipakainya. Makanan itu untuk kakaknya, yang sedang berbaring sakit di rumah. Gadis itu dan kakaknya tinggal berdua saja. Dongeng Tentang Batu dan Si Putri         
Ketika si pendongeng memasuki balai desa, semua orang bersorak gembira. Ayo, pendongeng, berceritalah! Pendongeng itu tersenyum. Meletakkan tas kulitnya di atas meja. Ia buka perlahan-lahan, terlihat banyak batu cantik di dalamnya. Dongeng Tentang Batu dan Si Putri         
Ia lalu mengambil sebuah batu ungu. Si pendongeng mendekap batu tersebut di dadanya. Ia pun mulai bercerita, Dongeng Tentang Batu dan Si Putri         
Pendongeng : Pada suatu hari, di sebuah hutan, seekor rubah bertemu dengan seekor beruang. Rubah tak pernah melihat beruang seperti itu, karena beruang ini terlihat begitu gembira. Wajahnya cerah sekali Penduduk desa terus mendengarkan dengan seksama. Ketika dongeng itu selesai, mereka meminta diceritakan satu dongeng lagi. Dongeng Tentang Batu dan Si Putri         
Kali ini mereka meminta dongeng tentang cinta. Pendongeng : Di sebuah kerajaan yang jauh sekali, tinggal tiga gadis bersaudara. Ketiganya memiliki kegemaran yang berbeda-beda. Yang sulung sangat gemar berkebun. 
Di halaman rumah mereka, bunga-bungaan tumbuh dengan indahnya Ketika ia bercerita, mata semua yang mendengarkan berkaca-kaca karena haru. Hanya satu orang yang tidak tersentuh dengan cerita itu. 
Yaitu seorang pencuri yang mengincar batu-batuan milik si pendongeng. Ia berhasil mengambil beberapa buah batu dan menyimpannya di kantong. Dongeng Tentang Batu dan Si Putri         
Namun, ketika hendak dijual, batu-batu itu berubah menjadi batu biasa.. 
Pendongeng : Itu adalah batu cerita. Tidak bisa dijual. Tanpa sebuah cerita, itu hanya menjadi sebuah batu biasa... Pendongeng bersiap-siap untuk bercerita lagi. Dongeng Tentang Batu dan Si Putri         
Kali ini dongeng tentang harapan. Pendongeng : Pada suatu masa, di suatu tempat, tinggalah seorang gadis desa. Walaupuan tidak dandan, ia cantik sekali. Dongeng Tentang Batu dan Si Putri         
Gadis itu rajin bekerja membantu orangtuanya Ketika dongeng itu selesai, gadis peternakan mendekati si pendongeng. Ia minta si pendongeng bercerita untuk kakaknya yang sakit. Pendongeng itu diam sejenak lalu berkata Pendongeng : Kamu saja yang bercerita. Pasti sama bagusnya dengan aku. Ia lalu memberikan sebuah batu biasa kepada gadis itu. Dongeng Tentang Batu dan Si Putri         
Dengan senang hati, gadis itu pulang ke rumahnya. Kakaknya sedang berbaring lemah di tempat tidur. Ia lalu menceritakan kembali cerita si pendongeng, Dongeng Tentang Batu dan Si Putri         
sambil menggenggam batu tadi. Dongeng Tentang Batu dan Si Putri         
Ketika dongengnya selesai, wajah kakaknya terlihat lebih cerah. Setiap malam, gadis itu menceritakan dongeng kepada kakaknya. Dongeng Tentang Batu dan Si Putri         
Dan setiap hari pula, keadaan kakaknya membaik, hingga akhirnya sembuh. Ketika matahari pagi muncul, sinarnya menyinari keduanya yang tertidur lelap. Dongeng Tentang Batu dan Si Putri         
Dan di tangan si gadis peternakan, terdapat sebuah batu cantik, batu emas. Dongeng Tentang Batu dan Si Putri                                             

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Entri Populer