MA MUALLIMIN NW BORO'TUMBUH: Honorer Dites Sebelum Jadi PNS
SITUS PRESIDEN RI

Rabu, 22 Februari 2012

Honorer Dites Sebelum Jadi PNS




Sejumlah guru honorer menggelar aksi di depan Istana, Jakarta, Senin (20/2). Foto: Dwi P/RM
JAKARTA—Pemerintah akan menerapkan tes seleksi kepada seluruh tenaga honorer untuk bisa diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Azwar Abubakar mengatakan, tes seleksi mencakup materi akademik kompetensi minimal. Honorer Diangkat Jadi PNS
Honorer Diangkat Jadi PNS
“Jadi harus dites dulu, terutama guru. Karena sebagian besar guru itu masuknya tidak melalui tes. Ada syarat kemampuan penguasaan materi guru dan pengetahuan umum. Ada kompetensi dasar dan ada kompetensi bidang,’ ungkap Azwar usai menemui Ketua PB PGRI dan perwakilan guru honorer di Gedung Kemenpan-RB, Jakarta, Selasa (21/2).
Honorer Diangkat Jadi PNS
Dalam pelaksanaan tes seleksi ini,  pemerintah akan menggandeng sepuluh  perguruan tinggi negeri (PTN). Antara lain, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Andalas (Unand), dan Universitas Hasanuddin (Unhas).Honorer Diangkat Jadi PNS

Azwar menjelaskan, proses tes seleksi ini akan dikoordinasi oleh sepuluh PTN tersebut. Sehingga, pelaksana tes ini tidak lagi Pemerintah Daerah (Pemda), melainkan ditangani oleh pemerintah pusat atau nasional.

“Selain tes seleksi, tenaga honorer yang kita angkat ini juga harus bersedia untuk ditempatkan di tempat yang kosong. Banyak tenaga honorer saat ini tidak mau dipindah, dan hanya mau menempati tempat yang sudah penuh (di kota). Jujur saya katakan, guru ini hitungannya sudah lebih, kita sudah mengalahi Jepang, tapi mengajarnya masih delapan jam, ini belum efektif. Kita minta kesediaan dari guru yang diangkat mau ditempatkan sesuai dengan kebutuhan,” tukasnya.Honorer Diangkat Jadi PNS
Lebih jauh Azwar menambahkan, saat ini ada sekitar 600 ribuan tenaga honorer dari semua bidang yang siap diikutkan tes seleksi dan dilakukan secara bertahap. Namun begitu, Azwar menyebutkan bahwa penghasilan (gaji) tenaga honorer berasal dari non APBN dan APBD. 

Di luar jumlah itu, juga ada sekitar 160 ribuan orang tenaga honorer yang siap diangkat untuk menjadi PNS. Akan tetapi, tenaga honorer ini pendataannya sudah selesai dan tidak perlu lagi mengikuti tes seleksi.  
Honorer Diangkat Jadi PNS
“Oleh karena itu, untuk 600 ribuan yang non APBN dan APBD tersebut,  datanya akan kita ricek lagi. Awalnya kita minta jumlah saja namun nanti kita minta namanya siapa, dimana asalnya, sejak kapan. Biar jelas. Saya berprinsip honorer ini akan diperhatikan bukan karena alasan kemanusiaan tapi juga harus mempunyai kemampuan minimum. Kita kan menggunakan uang negara untuk membayarnya. Maka itu, kita yang paling penting kita juga tidak menutup kesempatan untuk anak-anak yang masih fresh,” paparnya. (cha/jpnn) Honorer Diangkat Jadi PNS

2 komentar:

  1. Walahhhh.... kan mbuleeetttttt lagi.....
    pemerintah tuh lo mau ngangkat guru honorer koq mbuleettttttttt gitu. Di tesssss tessssss. emang yang sudah jadi guru PNS sekarang dah di test dengan benar apa........ tuh buktinya... guru di sekolah negeri..... lihat aja kinerjanya....

    dulu mereka yang sekarang guru pns tuh tesnya cuma tes pns bukan tes guru seperti yang akan diterapkan pada honorer itu...

    welehhh welehhhh.... susah banget nglurusin niat mbenahi pendidikan.... buaaaaanyak alasan..... Mari kita do'akan ya teman-teman semoga para pejabat itu segera difahamkan betapa berat tugas guru honorer terutama yang bertugas sebagai guru swasta di sekolah swasta yang notabenenya mendidik anak bangsa juga. Siapa coba yang mau mendidik anak-anak di sekolah swasta????????????????????

    BalasHapus

Entri Populer